Hotel Sheraton Surabaya, Hotel Ramah Lingkungan di Surabaya

19 Mar 2015

Sejak beberapa tahun terakhir, isu lingkungan dan perubahan iklim global menjadi isu yang sangat banyak dibicarakan di ranah publik. Kampanye akan pentingnya kesadaran alam dan lingkungan menjadi hal yang sangat marak dimana-mana. Apalagi beberapa fakta menunjukkan bahwa dampak dari perubahan iklim global sudah terlihat dengan jelas, salah satunya dengan sudah mulai banyaknya es yang mencairi di daerah kutub serta seringnya terjadi perubahan cuaca secara ekstrem. PBB sendiri, juga turun tangan untuk menanggapi isu ini dengan cara mengadakan konferensi perubahan iklim yang diselenggarakan setiap tahun sejak Protokol Kyoto disepakati 15 tahun silam.

2a93bcb781be2ffc28bfe8058ac01ec9_183-sheraton

Salah satu kampanye lingkungan yang cukup populer sekitar lima tahun terakhir ini adalah Earth Hour. Earth Hour adalah gerakan yang diprakarsai oleh WWF (World Wide Fund for Nature). Konsepnya dibangun sejak tahun 2004 dan pertama kali dilaksanakan secara luas di berbagai negara tahun 2008. Kegiatan yang dilakukan selama Earth Hour adalah mematikan segala peralatan listrik yang tidak diperlukan selama satu jam di hari sabtu terakhir di bulan Maret.

Untuk tahun 2015 ini, Earth Hour akan digelar secara serentak diseluruh dunia pada hari Sabtu, 28 Maret 2015 pukul 20.30 hingga 21.30 waktu setempat.

Di Indonesia sendiri, gerakan Earth Hour dimulai sejak tahun 2009, dan terpusat di ibu kota Jakarta. Di kota pahlawan, Surabaya, kampanye ini mulai dilaksanakan di tahun 2011. Salah satu pemrakarsa kegiatan Earth Hour di Surabaya adalah Mas Gilang Permana.

Banyak pihak yang mendukung kegiatan Earth Hour di Surabaya ini, salah satunya yang turut serta aktif adalah Hotel Sheraton Surabaya yang berlokasi di Jalan Embong Malang, Surabaya. Hotel yang berdiri kokoh di Surabaya sejak tahun 1995 dan memiliki 28 lantai ini merasa terpanggil untuk ikut serta dalam kampanye ini, selain karena kondisi kerusakan lingkungan yang makin parah, juga karena adanya sebuah kenyataan bahwa di masa depan, sustainability (keberlanjutan) akan menjadi isu yang menentukan bagi industri di tahun 2015 dan seterusnya, termasuk industri perhotelan. Pada hari Sabtu, 28 Maret 2015 nanti, Hotel yang masuk dalam jaringan Starwood Hotel and Resorts Worldwide ini, juga akan turut menggelar acara Earth Hour di seluruh area hotel, mulai pukul 20.30 hingga 21.30 WIB.

Program Hotel Sheraton Surabaya yang terkait dengan kegiatan pengurangan dampak lingkungan tidak hanya kampanye Earth Hour saja, tetapi masih banyak program yang lain, diantaranya Konservasi Energi, Konservasi Air, Pengurangan Emisi Karbon, Pembelian material ramah lingkungan dan Manajemen Limbah.

Selain program yang sifatnya internal, ada juga program yang sifatnya eksternal, yaitu program yang melibatkan pelanggan untuk turut berpartisipasi.

Yang pertama adalah Program layanan housekeeping yang ramah lingkungan. Disini tamu bisa memilih 3 layanan housekeeping yaitu layanan standard, layanan Green Program dan layanan Make a Green Choice (MAGC). Layanan Standard adalah layanan standard housekeeping, yaitu setiap hari akan ada penggantian seprei dan handuk, serta pembersihan karpet dan sofa dengan penyedot debu.

Sedangkan layanan Green Program adalah tamu bersedia untuk tidak mengganti seprei dan handuknya, hanya perapian ranjang saja. Untuk karpet dan sofa tetap dibersihkan dengan penyedot debu.

6ec6d47ffd8f07db1d55c9fb895644c4_183-img_1222

Sedangkan program MAGC, tamu bersedia untuk tidak mengganti seprei dan handuknya, hanya perapian ranjang saja, serta bersedia pula untuk karpet dan sofa tidak dibersihkan dengan penyedot debu.

675707d000ff12fdbc725a4694faf003_183-img_1217

Jadi, ternyata pola kita dalam menginap di hotel, juga berpengaruh pada lingkungan.

Adapun layanan Green Program dan MAGC tersedia hanya untuk tamu yang menginap minimal 2 malam, dengan maksimal lama program adalah 3 malam. Mulai malam keempat tetap akan ada penggantian handuk dan seprei serta pembersihan dengan penyedot debu, agar kondisi kamar tetap higienis.

Jika tamu mengikuti program MAGC, maka akan ada reward berupa point SPG (Starwood Preferred Guest) yang nantinya, jika terkumpul, bisa di tukarkan dengan voucher menginap gratis dan paket menarik lainnya

Yang kedua program layanan rapat yang bertajuk “Sustainable Meeting Project”. Layanan ini adalah layanan rapat ramah lingkungan, dimana meja-meja untuk rapat dan kursi tidak akan dibungkus oleh kain linen putih sehingga nantinya tidak akan limbah detergen dari pencucian kain tersebut. Selain itu perlengkapan rapat dan konsumsi tidak ditaruh di meja, tetapi di letakkan di salah satu sudut ruang rapat. Jadi nantinya para peserta rapat bisa mengambil hal-hal yang dibutuhkan secukupnya.

d924ce06e29e7c59f77a640556fb5078_183-img_1199

Yang terakhir adalah tidak disajikannya menu-menu dari satwa yang langka dan dilindungi seperti ikan paus dan sirip ikan hiu. Keputusan ini tentu saja adalah sebuah keputusan yang berat karena bisa berdampak pada menurunnya jumlah tamu. Tetapi demi kelestarian lingkungan, Hotel Sheraton tetap pada komitmennya. Terkait jika ada keluhan dari tamu, maka pihak manajemen hotel akan melakukan sosialisasi serta mengenalkan menu pengganti yang tidak kalah lezatnya dibandingkan menu ikan paus atau sirip ikan hiu.

d4aabb947596fbce99e67cea47f7f298_183-img_1271

c0442704a351f65ad3ac56bf7e2e288e_183-img_1287

Tujuan dan sasaran jangka panjang dari semua kegiatan diatas adalah semboyan “30/20 by 20″ yang artinya 30% pengurangan Energi dan 20% pengurangan air per jumlah kamar di tahun 2020. Sedangkan sasaran jangka pendek di tahun 2015 ini adalah 3% Pengurangan Energi dan 3 % pengurangan air per jumlah kamar.

Atas segala hal yang sudah dilakukan demi pengurangan dampak lingkungan, Hotel Sheraton Surabaya diganjar beberapa sertifikat dan juga penghargaan. Diantaranya adalah Sertifikat pengakuan penerapan Manajemen Sistem Eco-Hotel dari PT TUV Rheinland Indonesia, Proper biru dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta sertifikat penghargaan utama sebagai bangunan hijau kategori hotel dari Pemerintah Kota Surabaya.

aa72bbcaa46633cf5dbf55f2f72d8fbf_183-img_1198

Semoga, apa yang telah dilakukan Hotel Sheraton Surabaya bisa menjadi teladan bagi dunia industri hotel. Dan semoga saja tetap konsisten di tengah persaingan dunia perhotelan yang semakin ketat.


TAGS Kota Wisata


-

Author

Follow Me