• 8

    Dec

    Kota Tua Jakarta, Sebuah Imaji yang Abadi

    Menyusuri kota tua Jakarta di kawasan kota dan sekitarnya menjadi salah satu agendaku kala mendapatkan kesempatan bertandang lagi ke Jakarta. Sebagai pengagum foto gedung-gedung tua berarsitektur kuno eropa, kawasan kota tua adalah surga buatku. Banyak sekali objek menarik disana yang bisa kuabadikan dalam sebidang potret dua dimensi dengan bantuan kameraku tercinta, mulai dari Stasiun Kota, Museum Fatahillah, Museum Bank Indonesia, Kantor Pos Kota Tua, Caf Batavia, Museum Wayang, hingga Jembatan Kota Intan. Namun, sayangnya ternyata waktu belum mengizinkanku. Jadwal training yang super padat dengan hanya libur sehari (itupun dimanfaatkan untuk belajar, karena besoknya ujian) membuatku tidak sempat untuk menunaikan penjelajahan itu. Hari libur itupun ku manfaatkan untuk mengunjungi adik
  • 24

    Nov

    Jakarta Punya Car Free Day

    Selama beberapa hari di Jakarta di akhir Oktober kemarin ada satu hal yang benar-benar membuatku sangat senang luar biasa. Hal itu tiada lain dan tiada bukan adalah kesempatan menikmati serunya Hari bebas kendaraan bermotor alias Car Free Day di Jakarta. Terus terang, sudah lama aku ingin merasakan asyiknya berada di tengah jalanan utama kota Jakarta yang lengang dan tanpa asap kendaraan bermotor. Sebelum ada kegiatan ini, hanya ada satu kesempatan untuk bisa merasakan lengangnya Jakarta, yaitu kala Lebaran datang. Waktu aku masih tinggal di Jakarta, aku belum sempat merasakan kegiatan ini. Selain karena sering bangun siang kala hari minggu, kegiatan ini dulunya diadakan hanya satu bulan sekali, tepatnya di minggu keempat tiap bulan. Jadi giliran pas ada Car Free Day, eh pas bangun sian
  • 18

    Nov

    Gemerlapan Hutan Beton Jakarta

    Jakarta, sebuah kota megapolitan di Indonesia. Kota terbesar sekaligus pusat pemerintahan negeriku tercinta, Indonesia. Di kota seluas 661,52 km2 (data dari web site bapedda jakarta) ini, aku pernah tinggal selama lebih dari 3 tahun, tepatnya di pertengahan tahun 2005 hingga Desember 2008. Penempatan kerja menjadi alasanku untuk berurbanisasi ke Jakarta. Lebih dari tiga tahun lamanya aku tinggal di Jakarta, harusnya banyak cerita yang bisa kubagi di waktu selama itu. Nyatanya, dari seratus lebih postinganku di blog ini, belum sekalipun aku menulis tentang Jakarta. He he he, ironi ya, meski memang blog ini lahir setelah aku tidak tinggal lagi di Jakarta. Kebetulan sejak akhir Oktober 2012 hingga medio November 2012 yang lalu, aku berkesempatan untuk mengunjungi kembali Jakarta. Kali in
  • 4

    Mar

    Reuni di Muara Karang

    Waktu akhirnya mempertemukanku kembali dengan Pembangkit Listrik Muara Karang Jakarta. Rabu, 15 Februari 2012, aku berkesempatan pulang ke unit tempatku belajar sekaligus mengawali karir. Yap, sejak aku resmi di mutasi ke Surabaya, awal Desember 2008 silam, ini adalah untuk pertama kalinya aku bertandang ke Muara Karang. Memang, sudah beberapa kali aku ditugaskan kantor untuk dinas luar ke Jakarta, tetapi tidak pernah sekalipun ditugaskan ke Muara Karang. Berkunjung ke Muara Karang berarti sangat banyak buatku. Yang paling luar biasa tentunya karena aku bisa bersilahturahmi kembali dengan rekan-rekan kerja yang dulu mengisi hari-hari kerjaku selama 2 tahun. Banyak sekali perubahan yang ada di Muara Karang selama 3 tahun terakhir ini. Yang paling terlihat tentu saja unit pembangkitnya. S
-

Author

Follow Me