• 29

    Sep

    Menjelajah Perairan Utara Belitung

    ———— “Jika Inggris punya Stonehenge, Indonesia punya gugusan bebatuan Belitung” ———— Mungkin tidak ada pantai di dunia ini yang memiliki keunikan seperti pantai yang sempat kukunjungi sekitar sebulan yang lalu, di hari minggu, di akhir agustus 2014. Jika biasanya, pantai yang eksotis itu identik dengan kombinasi air laut yang jernih dan berwarna hijau toska, garis pantai yang panjang serta pasir pantai yang putih dan lembut, maka untuk pantai yang satu ini berarti statusnya adalah eksotis plus, karena selain memiliki syarat tiga hal yang sudah disebutkan diatas, pantai di sebuah pulau yang terletak di utara laut jawa ini juga dihiasi oleh gugusan bebatuan hitam yang ukurannya super jumbo. Itulah kiranya anugerah yang diberikan o
  • 8

    Sep

    Rajutan Mimpi bernama Belitung

    ———— “Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu” – Andrea Hirata – ———— Enam tahun lalu, simpul-simpul mimpi itu mulai terajut perlahan demi perlahan. Semua berawal dari sepasang bola mataku yang mengirimkan rekaman demi rekaman adegan yang tersaji dihadapanku ke otakku. Oleh pusat pengendali sarafku, rajutan mimpi yang belum sempurna itu disimpan dengan nama file Belitung di salah satu relung otakku. Enam tahun lalu. Ketika itu aku terduduk nyaman di sebuah sofa empuk berwarna merah, di ruangan besar yang temaram dan dingin. Ada puluhan lampu terpasang di atap ruangan, tapi hanya sebagian kecil saja yang dinyalakan. Dihadapanku, terhampar layar putih yang cukup lebar, hingga hampir menutupi satu sisi
  • 10

    Aug

    Beberapa Kisah, Berjuta Kenangan, Berawal dari Air Asia

    ———— “Believe the Unbelievable, Dream the Impossible, and Dont Take No for An Answer” – Tony Fernandes – ———— Jakarta, Kamis, 30 Maret 2006, satu tanggal yang kucatat di buku catatanku (dan blogku), sebagai salah satu hari bersejarah dalam hidupku. Hari itu untuk pertama kalinya aku mengudara di angkasa. Perasaan tegang, takut, bahagia, dan haru bercampur aduk menjadi satu sejak pesawat Air Asia Boeing 737-300 dengan nomor penerbangan QZ7210 melaju dengan kecepatan tinggi di landasan pacu di Bandara Soekarno Hatta, tinggal landas, terbang, hingga akhirnya mendarat mulus sempurna di Bandara Juanda di Surabaya satu jam kemudian. Hari itu, seperti menjadi sebuah milestone bagiku. Di sekitar tahun 2006, terbang, masih
  • 5

    Aug

    Selamatkan Air Kita Untuk Generasi Indonesia Sehat

    ———— “Setetes air adalah inspirasi dan kehidupan” ———— Sebuah bukit tinggi menjulang di tengah pekatnya kegelapan malam. Seseorang bernama Yudha dengan nafas yang terengah-engah menatap puncak sang bukit dengan nanar. Tampaknya masih cukup jauh perjalananannya menggapai puncak dari bukit terjal yang elevasinya mencapai 60 derajat itu. Sudah tiga jam lamanya dia berjuang untuk menuju ke puncak. Satu-satunya bekal yang dia bawa berupa dua botol air mineral ukuran 1500 ml sudah tinggal tersisa setengahnya. Semua peralatan lain ditinggal di tendanya yang terpasang di kalimati. Perjalanan menuju puncak mahameru ini adalah perjuangan yang maha berat, untuk itulah hanya perbekalan penting saja yang dibawa. Dan perbekalan penting itu ada
  • 2

    Aug

    Pesona Phinisi

    ———— “Ada bukti nyata bahwa nenek moyang kita memang seorang pelaut. Datanglah ke Tanah Beru, dan saksikan bagaimana Phinisi dibuat” ———— Di suatu sore yang cerah di bulan Mei 2014 yang lalu. Ketika itu aku, istri dan kedua adikku tengah menjelajahi jalur selatan pulau Sulawesi, dari kota Makassar menuju Tanjung Bira. Sudah sekitar lima jam lebih perjalanan yang kami tempuh dengan menggunakan sebuah mobil yang kami sewa. Mobil sendiri mulai bergerak meninggalkan kabupaten Bantaeng dan memasuki Kabupaten Bulukumba. Ini ditandai dengan adanya sebuah monumen berbentuk kapal phinisi. Ingin rasanya berhenti sejenak mengambil foto disana, tetapi entah mengapa aku hanya terdiam saja dan membiarkan mobil terus melaju ke timur. Sebuah pe
  • 23

    Jul

    Kilauan Liukang Loe

    ———— “Sudah sampai di Tanjung Bira? Tambahkan satu lagi jumlah pulau di bumi ini yang telah kalian jejak dengan mengunjungi Liukang Loe” ———— Deru mesin kapal terdengar merdu di telingaku. Suaranya bersahut-sahutan dengan kecipak gelombang laut yang terhantam badan kapal. Diantara riak-riaknya, sesekali air laut melompat masuk kedalam kapal. Mereka memercikkan diri ke bajuku seolah-olah ingin berkenalan. Aku hanya tersenyum. Aku balas salam mereka dengan memasukkan telapak tanganku kedalam laut. Hmm, sekarang kami sudah resmi berkawan. Baru beberapa menit yang lalu aku, istri dan kedua adikku masih menjejak kaki di pulau Sulawesi. Tapi sekarang kami sudah berada di dalam sebuah kapal yang tengah melaju membelah perairan selatan
  • 23

    Jun

    Terpana di Tanjung Bira

    ———— “Jika Bali atau mungkin Lombok sudah terlalu mainstream, maka coba datanglah ke ujung selatan pulau Sulawesi. Datanglah ke Tanjung Bira” ———— Di suatu sore yang sedikit berawan, kubiarkan kaki-kakiku bertelanjang tanpa alas. Aku bebaskan mereka dari belenggu yang selama ini membatasi sentuhan langsung mereka dengan kulit bumi. Aku paparkan pori-pori telapak kakiku dengan bulir-bulir pasir pantai yang berserakan itu. Sungguh, ini untuk pertama kalinya aku merasakan pasir yang selembut itu. Rasanya kakiku seperti menginjak sebuah adonan tepung. Selain pasirnya yang putih dan lembut, airnya juga jernih. Saking beningnya, warna air laut disini tampak kehijau-hijauan. Satu lagi kekhasan dari pantai ini adalah adanya tebing-te
  • 20

    May

    Mengunjungi Monumen Peringatan Tsunami Aceh

    ———- “Pengingat sejarah, pengenang peristiwa, itulah salah satu fungsi Monumen yang banyak tumbuh di muka bumi ini, baik itu monumen yang sengaja dibuat maupun monumen yang ada dengan sendirinya” ———- Kapal itu tampak begitu besar dan kokoh. Konon bobot matinya mencapai 2600 ton. Hampir sekujur tubuhnya terbuat dari besi dan baja. Hanya beberapa bagian saja yang terbuat dari logam lain ataupun kayu. Di beberapa bagian tubuhnya, terdapat lambang Petir berwarna merah yang dibingkai oleh sebuah persegi panjang berlatar belakang warna kuning. Itulah PLTD Apung, salah satu pembangkit listrik milik PT PLN. Pembangkit Listrik berbahan bakar solar dengan kapasitas 10.5 MW ini didatangkan ke Aceh pada sekitar tahun 2003 untuk menyuplai energi listr
  • 12

    May

    Parade Budaya dan Pawai Bunga Surabaya 2014

    Jika anda bukan warga kota Surabaya dan ingin berkunjung ke Surabaya, saat sekarang ini, saat yang tepat untuk datang ke kota Pahlawan ini. Jika selama ini Surabaya lebih banyak dikenal sebagai kota kunjungan untuk kegiatan MICE alias Meeting Incentif Convention Exhibition ataupun pintu gerbang destinasi wisata di Jawa Timur seperti Gunung Bromo, Batu, Kawah Ijen, maka di bulan Mei ini, justru Surabaya-lah menjadi pusat kegiatan wisata di Jawa Timur. Bulan Mei adalah bulannya kota Surabaya. Di akhir mei nanti, tepatnya di tanggal 31 Mei, kota Surabaya merayakan hari jadinya. Untuk menyemarakkan hari jadinya, Surabaya menggelar banyak sekali acara dan festival selama bulan Mei ini. Serangkaian kegiatan itu sayang sekali untuk dilewatkan, baik oleh warga Surabaya sendiri maupun para wisa
  • 29

    Apr

    Wongkentir Magazine Edisi 2 Banyuwangi

    Wow, setelah penantian hampir 10 bulan, akhirnya terbit juga edisi kedua dari wongkentir magazine. Waktu yang sangat tidak singkat. Tapi apapun itu, aku harus bersyukur. Alhamdulillah. Diantara kesibukan, sempat juga membuat projek idealis ini. Wongkentir Magazine edisi kedua ini masih dibuat dengan aplikasi layouter open source yakni Scribus. Sebelumnya mohon maaf jika pada edisi kedua ini tidak jadi menampilkan kisah tentang Kalimantan Selatan seperti yang sudah direncanakan dan ditulis di next edition di edisi pertama dengan alasan teknis. Sebagai gantinya, pada edisi kedua ini aku akan berkisah tentang Banyuwangi, sebuah kabupaten di ujung timur pulau Jawa yang dalam beberapa bulan terakhir ini menjadi buah bibir di kalangan wisatawan baik mancanegara maupun di tanah air. Selama ini

Author

Follow Me